Rabu, 24 Desember 2014

Aku Bukan Benalu (dari hati warga kompensasi)

Haus, lapar
Keras dan kasar
Mengiringi jalan-Ku
Demi sesuap nasi
Yang ditimbun nasib

Cukup yang diharap
Kurang yang sering hinggap
Dalam perang kehidupan.

Aku ingin makan
Untuk sesuap nasi
Aku buka benalu
Hanya;
Ingin minta jatah tiga bulan lalu
Ungkap Saudaraku, pada Ibu
Ia juga bukan benalu


Purwokerto, 21 Juni 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar