Rabu, 24 Desember 2014

Kota Tanpa Rembulan

Sayup-sayup rembulan
Sempoyongan,
Berbondong,
Sisakan kegelapan.,
Sembari menangis;
Cucurkan gerimis
Dimalam ini.
Cahaya kota seakan surut
Ditinggal rembulan
Mencari ketenanggan
Tuk gantikan sepercik rindu
Yang kian lama ditahan
Dalam hati, terbingkai tangis malam
Terlampau jauh kau pergi rembulan
Senyum kota menggigil rindu
Akan sorot mata kasih-Mu
Hangat tatapanmu tak bisa ditukar
Dengan deru kota mala mini

Sunyi kota ini
Manusia seakan mati/
Nafas hanya setengah hati.,
Bisikan cinta……….,
Hanya dari gesekan besi
Sedang jerit keras kesakitan
Terdengar lantang
Dari balik deruji
Merobek impian malam

Purwokerto, 5 Mei 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar